SEKOLAH PASCASARJANA UHAMKA BERSAMA KOMED HELAT PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Sekolah Pascasarjana UHAMKA Bersama KOMED Helat Pengabdian kepada Masyarakat

Sekolah Pascasarjana (Sps) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) Jakarta Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia menghelat Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). PKM dilaksanakan dengan memberikan pelatihan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis STEAM. Bekerjasama dengan Komunitas Media Pembelajaran (KOMED) Bekasi Raya, pelatihan dilaksanakan secara daring, Kamis (20/7).

Koordinator KOMED Bekasi Raya, Andi Purnama, menyampaikan peserta pelatihan merupakan guru yang menjadi anggota KOMED Bekasi Raya. Jumlah peserta pelatihan dibatasi.

“Untuk kegiatan ini dari anggota KOMED yang mengikuti cukup terbatas, jumlahnya hanya 20 guru saja dari tingkat PAUD dan SMA,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Kamis (3/8).

Andi mengapresiasi adanya pelatihan yang diinisiasi oleh Sekolah Pascasarjana Uhamka Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Menurutnya, pelatihan dapat membantu guru dalam melaksanakan tugasnya.

“Dengan adanya kegiatan ini, guru selain memiliki kemampuan dalam membuat media pembelajaran juga diberi bekal dalam upaya meningkatkan kualitas diri mulai dari administrasi pembelajaran sampai dengan pengelolaan kelas,” terangnya.

Sementara, Kepala Program Studi S3 Pendidikan Bahasa Indonesia UHAMKA, Wini Tarmini, menyampaikan pendekatan STEAM adalah sebuah metode pendidikan yang menggabungkan lima disiplin ilmu. Yaitu Sains (Science), Teknologi (Technology), Rekayasa (Engineering), Seni (Art), dan Matematika (Mathematics), untuk meningkatkan pembelajaran dan pemahaman siswa tentang materi pelajaran.

“Pendekatan ini berfokus pada integrasi antara disiplin ilmu tersebut dalam proses pembelajaran, dengan tujuan mengembangkan keterampilan dan pemikiran kritis siswa serta mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan dunia nyata,” ucapnya.

Diharapkan melalui program PKM yang berfokus pada program pembuatan RPP melalui pendekatan STEAM ini, siswa melalui guru pengajar dapat lebih kreatif, berpikir kritis, berkomunikasi dengan baik, dan siap menghadapi perubahan dunia yang terus berkembang.

“Ilmu yang didapat dari kegiatan PKM ini bisa dimanfaatkan sebagai guru profesional yang kreatif, dimana kegiatan PKM ini juga merupakan salah satu wujud catur dharma perguruan tinggi UHAMKA yang dilakukan rutin setiap semester,” tuturnya.

Narasumber kegiatan pelatihan, Imam Syafi’I, mengungkapkan melalui pelatihan ini dirinya mengajak mengikhlaskan diri untuk lebih memperdalam pengetahuan dan aplikasi tentang penyusunan RPP berbasis STEAM sehingga dapat membantu mempersiapkan generasi penerus dalam menghadapi perkembangan zaman.

“Tiada makna dari sebuah pertemuan, kecuali ada keberkahan di dalamnya. Tiada keberkahan dari sebuah pertemuan, kecuali kita saling mengikhlaskan untuk membelajarkan diri,” lugasnya. (dew/pms).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POST LAINNYA

Muna (18/05) – Pegiat Literasi Indonesia (PELITA) Angkatan 4 Kabupaten Muna melaksanakan sosialisasi program[…]