5 CARA LATIHAN MENULIS EKSPRESIF

5 Cara Latihan Menulis Ekspresif

Oleh: Nurul Aeni

Setiap orang bisa menulis, tetapi tidak semuanya terbiasa. Setiap orang mampu menulis, tetapi tidak semuanya mampu konsisten. Keterampilan menulis merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai seseorang.  Aktivitas kita sehari-hari  tidak terlepas dari kegiatan yang satu ini. Entah itu menulis pesan, menulis status, menuliskan surat formal atau menulis untuk kepentingan pekerjaan atau pendidikan.

Kegiatan menulis memberikan manfaat yang banyak bagi pelakunya. Menulis dapat memberikan efek positif pada kesehatan, bisa menenangkan, bisa meningkatkan kemampuan konsentrasi dan observasi, meningkatkan daya imajinasi dan bahkan digunakan sebagai terapi penyembuhan. Namun meskipun sebagian besar dari kita menyadari banyak manfaat dari menulis, hanya sedikit dari kita  yang tercerahkan untuk menjadikan aktivitas menulis sebagai kebiasaan.

Sebagian beralasan karena tidak memiliki waktu, sebagian yang lain mengatakan tidak memiliki bakat menulis dan banyak yang beralasan bingung harus memulainya dari mana. Reda Gaudiamo, seorang seniman, penyair dan penulis mengatakan bahwa untuk bisa menulis seseorang hanya perlu peka dengan apa yang ia lihat, ia dengar dan ia pikirkan. Tulislah apapun yang terasa di hati, baik saat hati riang ataupun saat memiliki beban. Menulis akan membebaskanmu dari beban-beban itu!.

Reda membagikan 5 trik latihan menulis berikut ini:

Latihan 1. Menulis Apapun Yang Kamu Mau

Kita bisa meluangkan waktu 5-10 menit dan menulis apa yang kita pikirkan, apa yang kita rasakan saat itu. Lupakan tata bahasa, lupakan pendapat orang!. Tugas Kita  hanya menulis, jangan mengkritik diri sendiri atas keterampilan kita dalam menulis. Lalu bacalah kembali apa yang kita tulis tadi. Jika ada banyak kesalahan menurut Anda. Cukup tertawakan dan bergembiralah bahwa kita telah berhasil menulis sesuatu.

Latihan 2. Menulis Menggunkaan Kata Bantu

Selanjutnya, kita bisa melatih keterampilan menulis menggunakan beberapa kata bantu. Dengan kata bantu tersebut kita bisa menyusun beberapa kalimat atau bahkan beberapa paragraf. Luangkan waktu 5-10 menit dalam latihan tersebut! Biasanya kita tidak pernah menduga bahwa ternyata kita mampu menulis sesuatu yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan. Sebagai contoh, kita bisa memilih kata “botol” dan “jeruk”. Dari dua kata tersebut kita bisa membuatnya menjadi “Beberapa botol berserakan sepanjang trotoar yang ku lewati. Sungguh heran, siapakah yang iseng melakukan ini! Membuang sampah semabarangan adalah hal yang ku benci. Padahal 5 menit yang lalu, saat aku lewat trotoar ini tadi, kondisi masih bersih, rapi dan sunyi.  Jika saja aku bisa melihat secara langsung orang yang membuat trotoar ini jadi berantakan, akan  ku lempar dia dengan jeruk-jeruk yang ada di kantong kresek yang sedang ku pegang ini”.

Itu adalah bentuk latihan sederhana dalam menulis. Seberapapun kacau dan liarnya hasil tulisan dari latihan kedua ini. Kita tidak perlu khawatir, karena ini hanylah latihan. Tulisan kita akan semakin baik nantinya.

Latihan 3. Menulis dengan melihat Gambar yang kita hasilkan sendiri.

Ambilah sebuah kertas, lalu gambarlah apapun yang terlintas di benakmu. Selanjutnya, tulislah apa yang kita mampu deskripsikan dari gambar tersebut. Gambar bisa jadi pancingan ide sebuah tulisan. Manfaatkan gambar bantu sebagai titik awal, mengorek dan mengembangkan ide. Setelah itu, lanjutkan dengan apa yang ada di pikiran, yang ada di hati.

Latihan 4. Menulis Dengan Dipantik oleh pertanyaan-pertanyaan kritis.

Terkadang, kita memiliki banyak pertanyaan yang hanya berputar-putar di kepala kita. Atau, kita juga sering mempertanyakan hal-hal yang terjadi di luar kita. Dari pada pertanyaan itu tidak tersampaikan. Sebaiknya tulis dan cobalah jawab sendiri. Pada latihan kali ini, kita perlu membaca, melakukan riset atau melakukan perenungan sehingga kita bisa menulis jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Sebagai contoh , kita bisa menuliskan jawaban atas pertanyaan ini “Jika hari ini adalah hari terakhirku, apa yang akan aku lakukan?”.

Latihan keempat ini cukup berat dan membutuhkan konsentrasi penuh. Namun, hasil tulisan yang kita hasiilkan bisa saja menjadi sebuah karya yang luar biasa. Selamat mencoba.

Latihan 5. Membuat Surat Untuk Orang Yang Dekat Atau Orang Kita Cintai

Orang-orang terdekat dengan kita, adalah orang yang bisa jadi paling jauh untuk kita jangkau. Ada banyak perasaan yang kita pendam, ada banyak keinginan yang tak tersampaikan, ada banyak rasa tidak enak hati dan bank hal lainnya. Menulis surat untuk mereka bisa jadi adalah hal terberat yang kita lakukan. Saat menulis surat untuk mereka, emosi kita bisa terpancar keluar. Kita bisa jadi menangis, geram, marah atau tertawa terbahak-bahak saat menuliskan surat tersebut. Tetapi, Kita  akan merasa lebih lega setelahnya.

Itulah lima latihan menulis yang disarankan oleh Reda, latihan menulis yang dapat mengekspresikan semua yang kita rasa dan kita pikirkan. Tentu, latihan ini tidak akan menjadikan kita menjadi penulis terkenal jika tidak dilakukan secara konsisten dan kesungguhan. Selamat mencoba berlatih dengan 5 cara tadi di atas!
(Hasil dari Pelatihan Expressive Writing)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POST LAINNYA

Muna (18/05) – Pegiat Literasi Indonesia (PELITA) Angkatan 4 Kabupaten Muna melaksanakan sosialisasi program[…]