Peringati Hari Buku Dunia, SLI LPI DD Kuatkan Literasi Masyarakat

Peringati Hari Buku Dunia, SLI LPI DD Kuatkan Literasi Masyarakat

 

Peringati Hari Buku Dunia, SLI LPI DD Kuatkan Literasi Masyarakat

Sabtu (2/4), Sekolah Literasi Indonesia (SLI) berkolaborasi dengan Lets Read Asia telah melaksanakan Bincang Literasi dalam rangka memperingati Hari Buku Anak Dunia. Kegiatan ini bertemakan “Menciptakan Pengalaman Bermakna Dengan Membacakan Buku Cerita Bersama Keluarga”. Acara yang dilakukan secara daring ini dihadiri oleh 137 peserta dari berbagai kalangan.

Pengantar kegiatan ini disampaikan oleh manajemen Lembaga Pengembangan Insani Dompet Dhuafa (LPI DD) Guru Agung Pardini. Selain itu, kegiatan ini menghadirkan Atalia Praratya, Bunda Literasi Jawa Barat sebagai keynote speaker. Dalam sambutannya ia mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh SLI.

“Saya sangat mengapresiasi SLI LPI DD dengan peluncuran Audio Buku Gemari Bacanya, karena apa yang dibacakan orang tua sekarang akan memaksimalkan tumbuh kembang anak nantinya,” ujar Atalia.

“Kita berharap bisa terus mengembangkan literasi, terima kasih kepada SLI LPI DD sudah mengadakan Bincang Literasi, mudah-mudahan betul-betul mampu mengembangkan minat baca anak-anak kita,” tutupnya.

Bincang literasi ini menghadirkan tiga narasumber dari unsur penggiat literasi keluarga, Let’s Read, dan Tim SLI. Sharing pengalaman yang disampaikan narasumber mampu membuka wawasan terkait bagaimana praktik baik dalam menjadikan anak mencintai buku. Tak hanya itu, dibahas pula tentang bagaimama cara memilihkan dan memberikan buku yang layak untuk anak di setiap jenjang usia.

Salah satu tantangan dalam menumbuhkan minat baca anak adalah akses terhadap sumber bacaan. Hal inilah yang melatarbelakangi SLI meluncurkan program Audio Buku. Adanya audio buku yang digarap bersama 184 relawan diharapkan mampu memudahkan orang tua dalam memberikan pengalaman membaca yang menyenangkan dan bermakna bagi anak.

Launching audio buku ini dilakukan dengan pemutaran salah satu audio buku karya relawan pembaca audio buku, serta praktik membacakan buku secara estafet oleh lima perwakilan relawan.

Dengan adanya kegiatan ini, harapannya semua orang tua mulai membiasakan budaya literasi kepada anak sejak dini, salah satunya dengan memberikan pengalaman bermakna melalui membacakan buku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POST LAINNYA

Muna (18/05) – Pegiat Literasi Indonesia (PELITA) Angkatan 4 Kabupaten Muna melaksanakan sosialisasi program[…]