INTERNAL LOCUS OF CONTROL; KEMERDEKAAN ORANG TUA MEMUTUS LINGKAR SETAN PENGASUHAN

Internal Locus Of Control; Kemerdekaan Orang Tua Memutus Lingkar Setan Pengasuhan

Oleh: Nurul Aeni

Ketika saya belajar banyak ilmu parenting terkini, pikiran saya langsung melayang ke puluhan tahun yang lalu, mengingat kembali bagaimana peran orang tua saya pada masa itu. Dibandingkan dengan teori pengasuhan modern, saya menyadari banyak kesalahan yang dilakukan orangtua saya selama proses pengasuhan.

Saya masih mengingat banyak kata “jangan” dan “nakal” yang sering terucap secara tidak sengaja oleh orangtua. Ada banyak cara pengajaran yang salah, baik dalam cara orang tua mengajari saya berbicara, bergaul, maupun bertindak. Namun, sebagai manusia dewasa, saya tidak seharusnya mengutuk atau menyalahkan kesalahan mereka.

Orang tua di masa lalu terbatas pada kemampuan dan pengetahuan mereka. Tidak semudah sekarang, di mana orang tua modern dapat belajar dengan hanya sentuhan jari. Pada akhirnya, terlepas dari cara orangtua mendidik kita (secara teknis), cinta mereka-lah yang membentuk kita menjadi seperti ini. Sebaliknya, kita seharusnya merenungkan bagaimana dengan segala keterbatasan mereka, orangtua dapat mendidik kita dengan penuh cinta.

Kembali ke masa kini, ketika saya menjadi orang tua, saya merasakan betapa sulitnya menjadi orang tua yang diidamkan oleh ilmu parenting modern. Ketika berhadapan dengan anak-anak, teknik-teknik pengasuhan modern sering kali tidak berjalan lancar. Saya belajar bahwa membentak, mencubit, dan meneriaki anak-anak akan menyakiti mereka dan berdampak besar pada pembentukan karakter mereka di masa depan. Sayangnya, walaupun saya telah mengetahui hal tersebut, terkadang saya tetap melakukan hal-hal tersebut. Lalu, apa gunanya mempelajari banyak ilmu parenting? Apa gunanya membaca banyak buku tentang pengasuhan? Ketika kita melihat kegagalan dalam menerapkan pengasuhan modern yang benar, rasanya menjadi frustrasi.

Pada dasarnya, walaupun masa pengasuhan kita di masa kecil telah berlalu sangat lama, pola-pola pengasuhan itu tertanam dalam ingatan kita. Terkadang, saat saya benar-benar marah terhadap anak-anak, saya teringat bagaimana orang tua dulu marah kepada saya. Tanpa disadari, kita sering kali mengulangi apa yang pernah dilakukan orang tua kepada kita. Psikologi pengasuhan menyebutnya sebagai lingkaran setan pengasuhan.

Tentu saja, tidak mudah untuk memutus lingkaran tersebut. Kebiasaan-kebiasaan lama terlanjur tertanam dalam ingatan kita dan mungkin terjadi tanpa disadari. Namun, bagi seseorang dengan locus of control internal yang baik, mereka akan berusaha memutus lingkaran tersebut dengan membentuk kebiasaan baru. Salah satu caranya adalah dengan belajar ilmu-ilmu parenting dan membaca buku-buku tentang pengasuhan.

Membaca buku-buku parenting memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pola pengasuhan orang tua modern. Melalui buku-buku yang relevan, orangtua dapat memperoleh pengetahuan baru tentang berbagai pendekatan dan strategi dalam mendidik anak-anak mereka. Mereka dapat memahami lebih baik tentang perkembangan anak, cara berkomunikasi yang efektif, teknik pengelolaan emosi, serta pentingnya memberikan dukungan positif dan disiplin yang sehat.

Buku-buku parenting juga dapat memberikan wawasan tentang pentingnya memberikan perhatian dan waktu berkualitas bersama anak, sehingga membantu memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak. Dengan demikian, membaca buku parenting dapat membantu orangtua memperbaiki pola pengasuhan mereka, menciptakan lingkungan keluarga yang lebih sehat dan bahagia, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal anak-anak mereka.

Hal terpenting dari membaca buku parenting adalah buku-buku tersebut menjadi pengingat bagi orang tua untuk menjalankan tanggung jawab mereka dengan baik. Dengan membaca buku-buku itu, kita cenderung lebih introspektif dan lebih mampu mengimplementasikan pengasuhan yang diharapkan.

Dengan kemampuan Internal Locus Of Control orang tua akan lebih merdeka membuat keputusan-keputusan yang berorientasi pada perbaikan masa depan, melepas lingkaran setan pengasuhan hanyalah salah satunya, sedangkan membaca buku-buku parenting hanyalah salah satu pembiasaan yang bisa dilakukan. Ada banyak sekali yang bisa kita lakukan. Kita hanya perlu meningkatkan kontrol diri sehingga menjadi lebih mandiri dan kreatif dalam membuat keputusan-keputusan yang sangat berdampak bagi keutuhan dan ketahanan keluarga di masa depan.

1 Comment

  1. Bagus sekali ulasannya Bu Nurul Aeni. Saat ini saya juga merasakan hal yg sama dg yg diungkapkan di atas yaitu begitu sulitnya menjadi org tua yg sesuai dg parenting modern karena pola asuh org tua dahulu telah tertanam dalam diri kita. Tapi sebagai org tua saya selalu ingin memberikan yg terbaik untuk anak. Maka saya berusaha untuk belajar bagaimana cara mendidik anak sesuai dg ilmu parenting modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POST LAINNYA

Muna (18/05) – Pegiat Literasi Indonesia (PELITA) Angkatan 4 Kabupaten Muna melaksanakan sosialisasi program[…]