Sekolah Literasi Indonesia

BEKALI CALON PELITA 4, MATERI “KELAS LITERASI KREATIF” MENJADI LANGKAH KONKRET MENYUSUN AKTIVITAS LITERASI MENYENANGKAN DAN BERMAKNA

Sekolah Literasi Indonesia

Bekali Calon PELITA 4, Materi “Kelas Literasi Kreatif (KLiK)” Menjadi Langkah Konkret Menyusun Aktivitas Literasi Menyenangkan dan Bermakna

Penulis: Dian Supriatin
Editor: Fitriana Mahmuddin

Kelas Intensif Penggiat Literasi Indonesia (PELITA) angkatan 4 yang diselenggarakan Sekolah Literasi Indonesia (SLI) telah memasuki pertemuan keempat. Dilaksanakan pada Sabtu, 23 Maret 2024 pukul 13.30 hingga 15.30 WIB Pertemuan rutin ini dilaksanakan melalui kelas virtual. Topik kelas intensif yang difasilitasi oleh Fitriana Mahmuddin membahas mengenai “Kelas Literasi Kreatif (KLiK)” sebagai bekal calon PELITA dalam menghadirkan aktivitas literasi menyenangkan dan bermakna.

Literasi sebagai salah satu kompetensi global menjadi komponen dasar dan penting dalam mendukung kecakapan abad-21 yang perlu ditanamkan kepada siswa. Setidaknya terdapat enam literasi dasar yang perlu dimiliki oleh setiap siswa, meliputi literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial, dan literasi budaya dan kewarganegaraan. Tidak kalah penting, diperlukan juga keterampilan abad- 21 pada siswa yaitu, Komunikasi (communication), Kolaborasi (collaboration), Kreatif (creativity), dan Berpikir Kritis (critical thinking and problem solving).

Literasi bukan sekadar diidentifikasikan sebagai aktivitas membaca dan menulis saja. Namun, melalui “Kelas Literasi Kreatif’’ kita dapat menyusun modul kelas literasi kreatif (KLiK) yang berisi aktivitas multiliterasi yang dikemas dengan berbagai aktivitas menyenangkan dan bermakna bagi siswa/anak. Dalam hal ini, literasi harus mampu menempatkan siswa/anak sebagai subjek kritis dan kreatif yang dilibatkan secara aktif sehingga mampu menyatakan ide-ide, menggunakan informasi untuk kebutuhan sehari-hari, dan mampu mengoptimalkan teknologi untuk membantu menyelesaikan masalah.

Agar dapat menyusun modul Kelas Literasi Kreatif (KLIK) kita harus memerhatikan konsep dari literasi kreatif yaitu tujuan, tahapan terstruktur, anak sebagai subjek, kontekstual, menyengangkan dan bermakna. Kemudian hal yang perlu diperhatikan berikutnya ialah prinsip literasi kreatif yaitu menguatkan kecakapan multiliterasi (6 literasi dasar), kompetensi abad 21, karakter diri (pelita), dan nilai spiritual. Melalui aktivitas literasi yang dikemas dengan kreatif melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan mampu meningkatkan daya tarik siswa/anak untuk aktif berliterasi.

Di pertemuan ini, seluruh tim PELITA wilayah saling berdiskudi menyusun aktivitas KLiKnya versi mereka masing-masing melalui pembagian breakout room (BOR) dan dilanjutkan dengan presentasi hasil. Tujuannya agar seluruh calon PELITA mampu memahami secara detail terkait konsep dan prinsip dari Kelas Literasi Kreatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POST LAINNYA

Bantul,Yogyakarta – Dompet Dhuafa bersama  (KOMED) Komunitas Guru Media Pembelajaran   sebagai wadah belajar bagi para guru[…]